Jun
01

ELECTROWINNING

By · Comments Comments Off

Electrowinning merupakan proses pemurnian/pemisahan logam dengan bantuan arus listrik. Proses electrowinning banyak digunakan di pengolahan hasil tambang atau proses recycling limbah yang mengandung logam.

Prinsip dasar dari electrowinning sebenarnya sama dengan proses electroplating yaitu hukum faraday dan redoks (reduksi oksidasi).

Jadi untuk mempelajari electrowinning harus memahami reaksi kimia redoks dan system kelistrikan yang membuat reaksi tersebut terjadi.

Kalau hanya melihat peralatan electrowinning kelihatannya sederhana, padahal reaksi yang terjadi dan system kerja dari alat tersebut sangat rumit. Jadi kalau baru mencoba dengan menggunakan adaptor kecil dengan 1 cell anoda-katoda, dan sudah merasa berhasil begitu melihat logamnya mau menempel. Karena untuk menuju proses electrowinning skala produksi masih dibutuhkan pemikiran, biaya, dan waktu yang tidak sedikit.

Alat electrowinning skala produksi harus menghasilkan produk dengan jumlah dan kualitas semaksimal mungkin dengan biaya produksi serendah mungkin. Jadi bukan asal logamnya bisa menempel saja.

Hasil produksi electrowinning bisa diperkirakan dengan berdasarkan tabel di bawah ini :

Nama logam

Valensi

gram/ampere-jam

Tembaga (Copper)

2

1,185

1

2,371

Emas (Gold)

3

2,449

2

3,676

1

7,348

Nickel

2

1,095

Palladium

4

0,9929

2

1,985

Platina (Platinum)

4

1,820

2

3,640

Rhodium

4

0,9598

3

1,280

2

1,920

Perak (Silver)

1

4,025

 

Tabel di atas dengan asumsi efisiensi reaksi 100%.

Contoh pada proses electrowinning tembaga dengan menggunakan larutan Copper Sulfat (valensi 2), bila arus listrik yang mengalir di sebuah katoda 1.000 Ampere, maka tembaga yang menempel di katoda tersebut sesuai tabel sebesar 1,185 Kg/jam.

Tabel di atas bersifat mutlak, karena berdasarkan hukum Faraday yang menghitung besarnya energy listrik yang dibutuhkan untuk mengubah ion logam menjadi logamnya. Hukum ini tidak tergantung pada kondisi cairan atau rectifiernya.

Kondisi cairan dan kualitas rectifier mempengaruhi efisiensi reaksi, jadi tabel di atas merupakan hasil maksimal (efisiensi reaksi 100%)  yang bisa dicapai.

Perhatikan, ampere yang digunakan untuk menghitung adalah ampere yang terjadi di tiap katoda (diukur dengan tang ampere DC di kabel yang terdekat dengan katoda), karena banyak yang keliru menghitung berdasarkan ampere yang ditunjukkan di rectifier.

Categories : Artikel, Umum
Comments Comments Off
Jul
10

Harga Paket Bengkel Crom

By · Comments (6)

Harga bahan crom dan paket bengkel crom kami tidak berubah sejak 2,5 tahun lalu, meskipun ada beberapa perubahan dalam biaya operasional kami, seperti kenaikan UMK dan listrik.

Tetapi dengan adanya kenaikkan BBM dan terutama melemahnya kurs Rupiah terhadap dollar, menyebabkan kami terpaksa menaikkan harga bahan dan paket bengkel crom. Karena 90% bahan tersebut merupakan bahan impor.

Kenaikkan harga tersebut akan berlaku mulai tanggal 1 Agustus 2013.

Jadi bagi yang berminat membeli paket bengkel crom kami, masih bisa mendapatkan harga lama bila memesan sebelum tanggal 1 Agustus 2013.

 

Paket bengkel crom                                       Harga lama                                  Harga baru

100 liter                                                                      27,5 juta                                          30 juta

200 liter                                                                     42,5 juta                                           45 juta

 

Untuk penjelasan dan perincian paket bengkel crom bisa dilihat di bagian Produk dan FAQ.

 

Join the forum discussion on this post - (1) Posts
Add to Technorati Favorites