Archive for March, 2009

Mar
21

Chrom Plating

Posted by: | Comments (4)

Chrom Plating


chrom-platingHasil lapisan Chrom Plating berupa lapisan abu-abu yang mempunyai sifat :

– Tahan karat (Corrosion Resistance)

– Tahan Gesek (Abrasion Resistance)

– Getas (brittle)

– Keras (Hard)


Dari sifat-sifatnya, lapisan Chrom Plating biasanya digunakan untuk meningkatkan kualitas lapisan logam lain, seperti lapisan Nickel Plating dan Copper Plating. Lapisan Chrom Plating ini biasanya disebut Decorative Chrom Plating dan lapisannya hanya tipis saja sekitar 10 micron. Karena sifatnya yang keras dan getas, maka lapisan tipis Chrom Plating ini berupa lapisan yang mempuyai retak-retak kecil (micro crack). dan besarnya retak ini mempengaruhi ketahanan karat dari lapisan dibawahnya.


Karena sifat tahan gesek dan tahan terhadap panas, maka Chrom Plating bisa digunakan sebagai lapisan luar dari komponen mesin produksi yang membutuhkan daya tahan gesek, sepertiĀ  As Hidrolis, Roll Kertas, Roll Plat, Cetakan Plastik, Cetakan Die Casting, dan Rohtogravure (Roll Printing). Lapisan Chrom Plating ini lebih mengutamakan kekerasannya, maka proses Platingnya disebut Hard Chrom. Tebal lapisan Hard Chrom minimal 50 micron, dan untuk pengujian sederhana dengan menggunakan cutter untuk menggores lapisan Hard Chrom, apabila lapisannya bagus, maka tidak akan terjadi goresan.




Categories : Artikel, Chrom Plating
Comments (4)
Mar
18

Nickel Plating

Posted by: | Comments (123)

Nickel Plating

nickel-platingProses Nickel Plating awalnya digunakan sebagai pelapis tahan karat dari besi. Dalam perkembangannya Nickel Plating juga berfungsi sebagai pelapis dekoratif dari beberapa logam lain seperti Aluminium, Zinc, atau Stainlesstail.

Jenis proses Nickel Plating ada 2 macam, yaitu Bright Nickel Plating dan Semi Bright Nickel Plating. Untuk proses yang menggunakan keduanya, yaitu untuk lapisan pertama menggunakan Semi Bright kemudian baru Bright disebut Proses Duplex Nickel Plating. Proses ini mempunyai daya tahan karat lebih kuat dari pada hanya satu proses Nickel Plating saja.

Untuk meningkatkan ketahanan karatnya, nickel plating biasanya dilapisi lagi dengan Chrom Plating. Dan jenis proses yang digunakan disebut Decorative Chrom Plating. Decorative Chrom Plating juga membuat warna lapisan terlihat lebih putih, karena warna lapisan Nickel berwarna putih kekuningan, sedang lapisan Chrom berwarna kebiruan.

Dari Bahan yang digunakan proses Nickel Plating dibagi menjadi :

Watts Nickel Plating

High Chloride Nickel Plating

Sulfamat Nickel Plating (Lebih Ductile/fleksiible)

Diantara ketiganya yang umum digunakan adalah Watts Nickel Plating, Karena penanganannya lebih mudah.

Untuk Watts Nickel Plating bahan-bahan kimia yang digunakan dalam proses Nickel Plating beserta jumlah pemakaiannya :

Nickel Sulphate (280 – 330 gr/lt)

Nickel Chloride (50 – 60 gr/lt)

Boric Acid (40 – 45 gr/lt)

Wetting agent (0,2 cc/lt)

Aditif Brightener (0,4 – 1 cc/lt)


Kondisi operasi proses :

– pH (4 – 4,5)

– Volt (6 volt untuk Rack, 12 Volt untuk Barrel)

– Temperatur (55 – 60 derajat Celcius), pemanasan memakai electric glass heater

– Butuh pengadukan menggunakan blower

Nickel anode harus dibungkus dengan kain filter

– Dibutuhkan penyaringan secara berkala

– Perbandingan luas permukaan anode dengan barang (2 : 1)

Untuk mendapatkan hasil yang maksimal, standart diatas harus diusahakan terpenuhi. Dan yang sangat perlu diperhatikan adalah masalah aliran listrik yang digunakan. Arus DC yang digunakan harus mempunyai kualitas sebagus mungkin dengan media penghantar arus yang memadai.


Tebal lapisan Nickel Plating umumnya sekitar 20 micron.


Apabila ada yang ingin ditanyakan lebih lanjut hubungi team support kami. Dengan senang hati team support kami akan berusaha membantu anda.


Categories : Artikel, Nickel Plating
Comments (123)
Add to Technorati Favorites