Archive for December, 2010

Dec
26

Berapa lama untuk belajar Chrom ?

Posted by: | Comments (102)

Waktu yang diperlukan untuk belajar chrom adalah :

1. Mengenal dan cara menggunakan peralatan chrom (1 – 2 jam).

2. Cara kerja dan standard kerja Chrom (1 – 2 hari)

3. Teknik Poles (1 – 2 minggu)

4. Cara mengatasi masalah-masalah di Chrom (1 – 2 bulan)

Belajar chrom tidak bisa dilakukan hanya dengan belajar dari buku atau melihat saja, harus ada yang membimbing dan langsung mempraktekkan apa yang sudah dipelajari, mirip dengan belajar naik mobil. Apabila ingin belajar naik mobil harus ada mobil untuk prakteknya, begitu juga belajar chrom. Harus ada pembimbing yang memberi petunjuk dan membantu mengatasi masalah. Dan peranan pembimbing ini sangat penting agar kualitas chrom yang dihasilkan bagus.

Kalau hanya untuk belajar bisa chrom hanya dibutuhkan waktu 1 – 2 hari. TapiĀ  untuk mahir mengerjakan semua jenis dan ukuran barang, dibutuhkan jam terbang atau pengalaman yang cukup lama. Hal ini juga tergantung dari kemampuan dan kreatifitas masing-masing. Oleh sebab itu, bagi mereka yang ingin serius belajar chrom wajib memiliki peralatan chrom.

Kapasitas alat chrom yang cocok untuk mulai belajar sekaligus mulai kerja adalah 100 liter. Karena dengan kapasitas tersebut bisa digunakan untuk mengerjakan barang berukuran kecil sampai ukuran sedang, jadi cocok untuk latihan.

Daya listrik yang dibutuhkan untuk kapasitas 100 liter minimal 2.200 watt, dan luas tempat kerja sekitar 3 x 4 m untuk chrom serta 3 x 3 m untuk poles.

Apabila sudah mahir, dan ukuran barang yang ingin dikerjakan lebih besar seperti velg atau frame sepeda motor, kapasitas bak bisa dinaikkan menjadi 400 liter, dengan daya listrik minimal 6.600 watt.

Ukuran barang yang bisa dikerjakan tergantung dari ukuran bak, sehingga diperlukan design bak yang sesuai dengan bentuk barang yang ingin dikerjakan.

Apabila Anda serius ingin belajar chrom, silahkan menghubungi kami. Dengan senang hati kami akan membantu.

Comments (102)
Dec
25

Chrom Plastik vs Vacum Metalising

Posted by: | Comments (15)

Di kalangan modifikator otomotif, masih banyak yang belum memahami perbedaan antara Chrom Plastik yang asli dengan Vacum Metalising. Oleh sebab itu, kami mencoba membantu menjelaskan perbedaan dari kedua proses pelapisan tersebut.

Chrom Plastik merupakan proses pelapisan bahan Plastik yang biasanya berjenis ABS khusus (ada kemungkin juga dari jenis plastik lain) dengan lapisan logam dengan menggunakan metode electroplating. Sedang Vacum Metalising adalah proses pelapisan bahan plastik (bisa juga fiber, Aluminium, dll) dengan hasil lapisan mirip dengan chrom. Proses vacum metalising pada dasarnya proses pengecatan menggunakan bahan cat khusus yang dilanjutkan proses metalising dalam ruangan/alat khusus sehingga lapisan bisa mengkilap seperti chrom. Lapisan vacum metalising bisa juga diberi warna sesuai dengan keinginan, dan banyak yang salah mengartikannya dengan chrom warna.

Karena beda proses, maka kualitas Chrom Plastik dengan Vacum Metalising juga berbeda. Lapisan Chrom Plastik tahan gores sedang Vacum Metalising tidak. Lapisan Vacum Metalising bisa luntur bila terkena thinner sedang Chrom Plastik tidak. Warna Chrom Plastik putih kebiruan sedang vacum Metalising putih kepucatan.

Biaya produksi dari Chrom Plastik lebih mahal dari Vacum Metalising. Chrom Plastik tidak cocok untuk skala kecil atau bengkel chrom, hanya cocok untuk skala industri.

Chrom Plastik memiliki tingkat kesulitan yang tinggi, sehingga tidak cocok untuk pemula. Dan juga tidak semua jenis Plastik bisa di Chrom. Jenis bahan yang paling baik adalah ABS yang tidak mengandung afalan. Untuk jenis bahan lain mungkin bisa, hanya daya rekatnya tidak sekuat ABS.

Vacum Metalising hanya bisa mengerjakan barang dengan ukuran yang bisa masuk ke mesin Vacum Plating. Vacum metalising sebaiknya tidak untuk barang yang sering terpegang, karena akan mudah aus/pudar.

Add to Technorati Favorites