Nov
10

Fungsi Wetting Agent dalam proses Nickel Plating

By

Dalam kondisi standard, proses Nickel Plating mempunyai efisiensi 96%. Berarti ada 4% yang merupakan reaksi samping yang terjadi pada permukaan benda kerja. Reaksi samping ini menghasilkan gas hydrogen sebagai salah satu hasil reaksinya.

Gas hydrogen ini apabila terlalu lama menempel di permukaan barang, dapat menimbulkan lubang-lubang halus pada permukaan nickel plating yang biasanya disebut pitting.

Disinilah fungsi wetting agent dalam proses nickel plating, yaitu untuk menurunkan tegangan permukaan dari cairan, sehingga gas hydrogen dapat mudah lepas dari permukaan barang. Dalam tugasnya wetting agent dibantu dengan pengadukan menggunakan bantuan udara (blower), sehingga mempercepat proses pelepasan hydrogen.

Pada proses nickel plating system barel, benda kerja selalu bergerak, sehingga pemakaian wetting agent tidak terlalu significant.

Sedang system gantung (rack), penggunaan wetting agent sangat dibutuhkan, terutama untuk benda kerja yang bentuknya tidak beraturan.

Penggunaan wetting agent pada saat pertama kali sekitar 2 cc/lt. Penambahan berikutnya tergantung pada kondisi permukaan lapisan nickel atau dari aroma wetting agent di cairan nickel. Karena aroma wetting agent yang khas, apabila kadarnya sudah mulai berkurang maka aromanya juga ikut berkurang. Setiap penambahan sekitar 0,5 cc/lt.

Karena wetting agent dapat menurunkan tegangan permukaan dari cairan nickel, maka proses pembasahan awal dari benda kerja pada saat dimasukkan ke cairan nickel dapat berlangsung lebih cepat. Sehingga proses plating dapat segera berlangsung.

Juga pada saat benda kerja dikeluarkan dari cairan nickel (atau ditiriskan), maka cairan nickel dapat lebih cepat turun, sehingga jumlah cairan nickel yang ikut terbawa pada benda kerja dapat dikurangi, sekaligus mempercepat proses pembilasan.

Wetting agent yang bersifat anionic dapat berfungsi juga sebagai floculant. Jadi lumpur yang terdapat dalam cairan nickel akan mudah membentuk floc (lumpur saling mengikat membentuk ukuran yang lebih besar) dan lebih mudah tersaring pada filter.

Catatan :

  1. Pemakaian wetting agent tidak boleh berlebihan, karena bisa menyebabkan lapisan nickel berkabut.
  2. Timbulnya pitting dalam proses nickel, tidak selalu karena adanya gas hydrogen, bisa juga dari kotoran atau debu, atau adanya kontaminasi organik atau anorganik.

Produk kami “DIAMOND WA” merupakan Wetting Agent yang berjenis Low Foam (sedikit busa) sehingga sangat cocok untuk proses Nickel Plating, baik untuk sistem rack (gantung) atau barrel (putar).

Dapatkan Diamond WA hanya dengan harga Rp. 60.000,-/liter. Pemakaian untuk pertama kali (make up) sebanyak 2 cc/liter.

Hubungi team support untuk pemesanan.

    Categories : Artikel, Nickel Plating

    Leave a Comment

    Add to Technorati Favorites